Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Jelang Pemilu, Satgas Humas OMB LK Polda Riau Pantau Perkembangan Medsos
Kamis 23 November 2023, 14:10 WIB
Foto: Humas Polda Riau

Jetsiber.com - PEKANBARU - Seiring perkembangan teknologi informasi, Media sosial menjadi salah satu wadah masyarakat menyampaikan segala bentuk aspirasi, gagasan atau emosinya melalui postingan.


Jelang Pemilu 2024,media sosial menjadi sasaran Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Mantap Brata (OMB) LK 2023-2024 untuk terus memonitor konten yang terus mewarnai media sosial.

Kasubsatgas humas Kombes Heri Murwono melalui Kasubsatgas Pemantauan dan viralisasi AKP JONI REK MAMORA mengatakan bahwa potensi gangguan kamtibmas dapat terjadi karena adanya penyebaran konten-konten menyangkut SARA, ujaran kebencian, penghinaan, fitnah, berita hoax, kampanye hitam dan lain-lain.

“Potensi gangguan kamtibmas dapat terjadi disebabkan adanya disinformasi di media sosial” ungkap”, Akp JON REK MAMORA.

Ditambahkan Akp JON,Adanya informasi atau konten yang menyinggung SARA, ujaran kebencian, penghinaan, kampanye hitam, berita bohong (hoax) dan lain-lain berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Teamnya dari subsatgas Pemantauan dan Viralisasi (AKP JONI REK MAMORA, IPDA KAMRA JUNAEDY & IPDA FITRIANA) dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata Lancang kuning 2023/2024 ini, intensifkan pemantauan media sosial atau Patroli siber menjelang Pemilu 2024.

Hal ini menjadi prioritas bagian dari strategi Cooling System menuju Pemilu Damai th 2024 sehingga potensi-potensi gangguan kamtibmas dapat segera dicegah dengan langkah-langkah yang tepat, Tutur Akp Joni.

Akp Joni Rek Mamora juga mengatakan media sosial menjadi sarana yang paling murah bagi para calon anggota legislatif atau tim sukses untuk mensosialisasikan atau mengkampanyen calon presiden dan calon wakil presiden yang didukungnya.

Dalam rangka cooling system menjelang Pemilu 2024, Media sosial juga dimanfaatkan satgas humas untuk menyampaikan Himbauan, sosialisasi, menyebarkan konten positif Polri atau tokoh-tokoh lokal dan nasional dalam rangka menciptakan Pemilu damai 2024,tutup Akp Joni.(**)




Editor : TR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top