Kamis, 23 Juli 2026

Breaking News

  • Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau   ●   
  • Pemkab Rohil Bersama LAMR Dukung Pembekalan Adat Calon Datuk Penghulu   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Sosialisasi Gerakan Tertib Arsip   ●   
  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Bupati H Bistaman Pimpin Gotong Royong Massal   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Kembali Sabet Predikat Menuju Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Riau 2025   ●   
Jelang Pemilu, Satgas Humas OMB LK Polda Riau Pantau Perkembangan Medsos
Kamis 23 November 2023, 14:10 WIB
Foto: Humas Polda Riau

Jetsiber.com - PEKANBARU - Seiring perkembangan teknologi informasi, Media sosial menjadi salah satu wadah masyarakat menyampaikan segala bentuk aspirasi, gagasan atau emosinya melalui postingan.


Jelang Pemilu 2024,media sosial menjadi sasaran Satuan Tugas (Satgas) Humas Operasi Mantap Brata (OMB) LK 2023-2024 untuk terus memonitor konten yang terus mewarnai media sosial.

Kasubsatgas humas Kombes Heri Murwono melalui Kasubsatgas Pemantauan dan viralisasi AKP JONI REK MAMORA mengatakan bahwa potensi gangguan kamtibmas dapat terjadi karena adanya penyebaran konten-konten menyangkut SARA, ujaran kebencian, penghinaan, fitnah, berita hoax, kampanye hitam dan lain-lain.

“Potensi gangguan kamtibmas dapat terjadi disebabkan adanya disinformasi di media sosial” ungkap”, Akp JON REK MAMORA.

Ditambahkan Akp JON,Adanya informasi atau konten yang menyinggung SARA, ujaran kebencian, penghinaan, kampanye hitam, berita bohong (hoax) dan lain-lain berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Teamnya dari subsatgas Pemantauan dan Viralisasi (AKP JONI REK MAMORA, IPDA KAMRA JUNAEDY & IPDA FITRIANA) dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata Lancang kuning 2023/2024 ini, intensifkan pemantauan media sosial atau Patroli siber menjelang Pemilu 2024.

Hal ini menjadi prioritas bagian dari strategi Cooling System menuju Pemilu Damai th 2024 sehingga potensi-potensi gangguan kamtibmas dapat segera dicegah dengan langkah-langkah yang tepat, Tutur Akp Joni.

Akp Joni Rek Mamora juga mengatakan media sosial menjadi sarana yang paling murah bagi para calon anggota legislatif atau tim sukses untuk mensosialisasikan atau mengkampanyen calon presiden dan calon wakil presiden yang didukungnya.

Dalam rangka cooling system menjelang Pemilu 2024, Media sosial juga dimanfaatkan satgas humas untuk menyampaikan Himbauan, sosialisasi, menyebarkan konten positif Polri atau tokoh-tokoh lokal dan nasional dalam rangka menciptakan Pemilu damai 2024,tutup Akp Joni.(**)




Editor : TR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top