Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Kemlu Sebut Proses Evakuasi WNI dari Gaza Masih Terkendala Keamanan
Jumat 03 November 2023, 09:14 WIB
Antara.jpg

Jetsiber.com - Jakarta - Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha menyebut proses evakuasi tujuh warga Indonesia dari Gaza masih terkendala situasi keamanan.

“Pintu perbatasan Rafah secara terbatas sudah dibuka. Kendala saat ini adalah lokasi tempat tinggal para WNI masih terjadi pertempuran, sehingga evakuasi yang aman belum bisa dilakukan,” ujar Direktur Judha seperti dikutip dari Antara, Kamis (02/11/23).

Meskipun demikian, ia memastikan bahwa dua keluarga WNI, yang masing-masing tinggal di Gaza City di utara dan di Gaza selatan, dalam kondisi selamat di tengah pertempuran yang terus berkecamuk antara Israel dan kelompok Hamas Palestina.

“Komunikasi dengan para WNI terus dilakukan. Kondisi mereka selamat di lokasi masing-masing,” ujar Direktur Judha.

Direktur Judha kemudian mengatakan bahwa tim evakuasi dari KBRI Kairo telah bersiaga di Perbatasan Rafah antara Mesir dan Gaza, sejak Rabu sore (1/11).

“Kemlu, KBRI Amman, dan KBRI Kairo terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif untuk evakuasi WNI di Gaza,” tutur Direktur Judha.

Saat ini, tercatat 10 WNI berada di Gaza, yang tiga di antaranya merupakan relawan MER-C di Rumah Sakit Indonesia yaitu Fikri Rofiul Haq, Reza Aldilla Kurniawan, dan Farid Zanzabil Al Ayubi.

Ketiganya menolak dievakuasi dan memilih untuk melanjutkan kerja kemanusiaan mereka di Gaza.

Sementara itu, ketujuh WNI yang akan dievakuasi terdiri dari dua keluarga WNI, yaitu keluarga Abdillah Onim dan keluarga Muhammad Hussein beserta anak-anak mereka.




Editor : TR
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top