Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Ini 4 Ciri-ciri Janin Meninggal dalam Kandungan
Jumat 20 Oktober 2023, 14:19 WIB
GenPi.jpg

Jetsiber.com  - Kesehatan - Paling umum dikenali ialah tidak adanya pergerakan janin setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti janin terlilit tali pusar, ibu hamil menderita penyakit tertentu, gangguan plasenta, maupun infeksi.

Janin yang sudah meninggal bisa keluar dengan sendirinya melalui persalinan normal atau dengan bantuan dokter melalui proses induksi maupun operasi Caesar. Penanganan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi ibu hamil.

Dilansir dari berbagai sumber, Jumat (13/10/23), berikut ini adalah ciri-ciri janin meninggal dalam kandungan:

1. Janin tidak bergerak

Berhentinya gerakan janin merupakan ciri-ciri janin meninggal dalam kandungan paling umum yang bisa dirasakan ibu hamil. Itulah mengapa dokter kandungan sering menyarankan Bumil untuk menghitung jumlah tendangan maupun pergerakan janin setiap harinya.

Dengan begitu, Bumil bisa dengan mudah mengenali adanya perubahan pada kualitas dan kuantitas pergerakan janin.

Meskipun terhentinya pergerakan janin bisa disebabkan oleh banyak hal, kemungkinan janin meninggal dalam kandungan tetap perlu dipertimbangkan. Hal itu terlebih jika disertai dengan beberapa gejala lain, seperti perdarahan dan sakit perut hebat.

2. Perdarahan

Ciri-ciri janin meninggal dalam kandungan bisa saja menyerupai perdarahan normal yang terjadi saat masa kehamilan, terutama jika terjadi pada trimester pertama atau trimester kedua.

Namun, jika perdarahan terjadi secara terus-menerus meskipun telah melewati trimester kedua dan darah yang keluar sangat banyak, bisa saja ini merupakan ciri-ciri janin meninggal dalam kandungan karena abrupsio plasenta.

3. Kram perut

Kram perut saat hamil merupakan keluhan yang umum terjadi, tetapi lain halnya jika kram terjadi secara terus-menerus. Bumil perlu mewaspadai kondisi ini sebagai salah satu ciri-ciri janin meninggal dalam kandungan.

Tak hanya itu, kram perut yang sangat hebat juga bisa disebabkan oleh kehamilan ektopik. Kondisi yang biasanya terjadi sebelum usia kehamilan memasuki 12 minggu ini sama fatalnya dengan kematian janin dalam kandungan.

4. Sakit punggung

Sakit punggung saat hamil bisa saja terjadi karena perubahan hormon maupun fisik yang Bumil alami selama masa hamil. Kondisi ini tergolong normal jika membaik dengan istirahat yang cukup atau dengan melakukan senam hamil.

Namun, jika sakit punggung sangat hebat atau tidak membaik meskipun sudah melakukan beberapa upaya tersebut, Bumil perlu mencurigai kondisi yang lebih serius sebagai penyebabnya, termasuk ciri-ciri janin meninggal dalam kandungan. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan dan penanganan langsung oleh dokter.




Editor : TR
Kategori : Lifestyle
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top