Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp. 150.000 Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
  • Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan   ●   
Dukung Kelancaran MotoGP, Kominfo Awasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio
Minggu 15 Oktober 2023, 15:07 WIB
Antara.jpg

Jetsiber.com - Jakarta - Ajang MotoGP Mandalika 2023 di Lombok menjadi momen olahraga yang penting bagi masyarakat, untuk itu Kominfo melakukan pengawasan penggunaan Spektrum Frekuensi Radio (SFR) secara intensif untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan tersebut.


"Monitoring ini dilaksanakan guna memitigasi gangguan terhadap SFR selama penyelenggaraan MotoGP 2023 berlangsung," ungkap Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kominfo Ismail, dilansir dari laman antaranews, Sabtu (14/10/23).

Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kominfo mengatakan bahwa tim Direktorat Jenderal SDPPI juga melakukan persiapan sebelum penyelenggaraan dengan menyalakan seluruh perangkat yang akan digunakan. Hal tersebut guna memitigasi jika terdapat gangguan dan memastikan koeksistensi dari perangkat-perangkat tersebut.

“Pengawasan SFR yang dilakukan oleh Ditjen SDPPI untuk acara MotoGP 2023 ini dilakukan untuk frekuensi penyelenggara, diantaranya komunikasi antar tim pembalap, komunikasi Tim Dorna atau promotor, penyiaran, kamera nirkabel, helicam, data telemetri, hingga komunikasi penyelenggara lokal,” jelasnya.

Selama penyelenggaraan ajang tersebut, kolaborasi terus dilakukan oleh Ditjen SDPPI, tidak terkecuali dengan pengguna eksisting seperti dinas penerbangan berkoordinasi dengan AirNav, kemudian untuk frekuensi keamanan koordinasi dilakukan dengan Pasukan Pengamanan Presiden, Brigade Mobil Polri dan Badan Siber dan Sandi Negara.




Editor : TR
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top