Kamis, 23 Juli 2026

Breaking News

  • Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau   ●   
  • Pemkab Rohil Bersama LAMR Dukung Pembekalan Adat Calon Datuk Penghulu   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Sosialisasi Gerakan Tertib Arsip   ●   
  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Bupati H Bistaman Pimpin Gotong Royong Massal   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Kembali Sabet Predikat Menuju Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Riau 2025   ●   
Anak-anak Rentan ISPA, Ini Imbauan Kadiskes Kota Pekanbaru
Selasa 10 Oktober 2023, 23:54 WIB
Ilustrasi.jpg

Jetsiber.com - Pekanbaru - Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) yang juga disertai Pneumonia di Pekanbaru, Riau, mayoritas dari mereka yang terkena ISPA Pneumonia adalah anak-anak.


Dari data Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, tercatat jumlah total pasien anak-anak mencapai 604 orang. Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah anak di bawah lima tahun.

Lebih spesifik, terdapat 575 kasus ISPA dengan Pneumonia pada anak di bawah lima tahun. Sementara itu, total kasus ISPA dengan Pneumonia mencapai 618.

"Kasus ISPA di Kota Pekanbaru didominasi oleh anak-anak. Oleh karena itu, kita mengimbau agar orangtua mengurangi aktivitas anak di luar rumah," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, dilansir dari mediacenterriau,  Selasa (10/10/23).

Kabut asap bekas kebakaran lahan masih berlangsung hingga saat ini. Pihaknya mengimbau agar masyarakat waspadai sejumlah penyakit sebagai dampak kabut asap.

Ada sejumlah penyakit sebagai dampak kabut asap selain ISPA. Ia merinci penyakit itu yakni asma, iritasi mata, penyakit paru kronik hingga penyakit jantung.

"Jadi masyarakat kami imbau untuk antisipasi semua penyakit yang merupakan dampak kabut asap," paparnya.

Dinas Kesehatan sudah menyampaikan agar puskesmas di Kota Pekanbaru menyiapkan ruangan khusus bagi pasien ISPA. Hal ini untuk mempercepat akses layanan kesehatan bagi pasien ISPA yang terkena dampak kabut asap.

Zaini menyebut bahwa anak-anak, ibu hamil dan lansia rentan kena dampak kabut asap. "Nantinya bakal disediakan ruangan khusus ISPA di puskesmas," ungkapnya.

Zaini berharap agar kondisi kabut asap pada tahun 2015 tidak terulang lagi. Ia mengenang pada kala itu kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat menyentuh level berbahaya.




Editor : TR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top