Rabu, 17 Juni 2026

Breaking News

  • Mendagri Pamerkan Inovasi Walikota Pekanbaru Dalam Menggenjot PAD Kota   ●   
  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting   ●   
  • Kelangkaan BBM Bersubsidi dan Lonjakan Harga Non-Subsidi Picu Antrean Panjang di Sejumlah SPBU di Kab. Way Kanan   ●   
  • Kadisnaker Pekanbaru: Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Pekanbaru Job Fair 2026   ●   
  • Disdik Riau: Jelang Penutupan SPMB Pendaftar Diimbau Optimalkan Pilihan Kedua dan Ketiga   ●   
Presiden Jokowi Kumpulkan Beberapa Menteri, Bahas Masalah Pangan
Senin 09 Oktober 2023, 20:03 WIB
RRI.jpg

Jetsiber.com - Jakarta - Presiden RI Joko Widodo mengumpulkan sejumlah menteri untuk membahas bahan pangan yakni beras, jagung, dan gula di Kantor Presiden, Senin (09/10/23).


Ia sebelumnya sudah memerintahkan jajaran agar memperbanyak pasokan komoditas beras ke pasar domestik. Ini sebagai strategi untuk menekan harga jual di tingkat konsumen yang terimbas mahalnya harga gabah.

"Petaninya senang harga gabah mahal, harga gabahnya Rp7.300, ada yang Rp7.400, Rp7.500, sampai Rp7.600 (per kilogram). Kalau petaninya senang, ini yang enggak senang pembeli berasnya," ujar Presiden Jokowi, dilansir dari TBNews, Senin (09/10/23).

Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2023 merilis harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani mencapai Rp6.415 per kilogram. Harga Gabah Kering Giling (GKG) Rp7.386 per kilogram, dan Gabah Luar Kualitas (GLK) Rp6.043 per kilogram.

Menurut Presiden Jokowi, mahalnya harga gabah saat ini berkontribusi pada kenaikan harga beras di pasar domestik. Sehingga, hal itu perlu diantisipasi.




Editor : TR
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top