Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Langkah Cepat Skrining Kesehatan Bagi Seluruh WBP Antisipasi Gejala TBC
Jumat 21 Juli 2023, 15:39 WIB
Antisipasi Gejala TBC jpg

SKRINING KESEHATAN BAGI SELURUH WBP, LANGKAH CEPAT ANTISIPASI GEJALA TBC


Jetsiber.com,PEKANBARU-India menempati posisi kedua setelah India, dengan perkiraan beban kasus TBC mencapai 969.000 atau terdapat sekitar 354 kasus TBC per 100.000 penduduk. Angka kejadian TBC di Lapas/Rutan 10 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan masyarakat umum (WHO, 2022). Tingginya kejadian TBC pada populasi umum, kondisi overkapasitas di UPT pemasyarakatan, keterbatasan SDM dan keterbatasan sarana prasana terkait akses pelayanan kesehatan, menjadi beberapa faktor meningkatnya risiko penularan TBC di kalangan Tahanan, Narapidana, dan Anak.

 

Guna mempercepat penemuan kasus TBC tersebut, maka Direktorat Perawatan dan Rehabilitasi, Ditjen Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan HAM bekerja sama dengan Tim Kerja TBC, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan melaksakan upaya khusus penemuan kasus secara aktif pada Tahanan, Narapidana, Anak dan Anak Binaan, melalui intervensi Chest X-Ray.

 

Khusus di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Tim Kerja TBC yang terdiri dari tim medis dan seksi Kesatuan Pengamanan melaksanakan skrining tahap awal kepada wbp. Kegiatan dilaksanakan di ruang kunjungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru,Jum'at(21/07/2023).

 

Kegiatan ACF TBC dengan intervensi cxr ditahun 2023 ini dilaksanakan sebanyak 1.360 (seri tiga ratus enam puluh) wbp yang ada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru. Gejala skrining dilakukan melalui wawancara menggunakan instrument form skrining TBC oleh petugas kesehatan.

 

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan skringing terhadap seluruh wbp yang ada di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, tentunya skrining ini dilakukan secara bertahap dan bertujuan untuk antisipasi terhadap penyakit TBC.” Jelas Yulia (dokter klinik Lapas Kelas IIA Pekanbaru).(Kiky)




Editor : Lelimaslina
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top