Minggu, 7 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Korban Begal Siswa SMA Penjual Susu Tangan Dan Muka Robek Akibat Sajam
Selasa 11 Juli 2023, 22:10 WIB
Korbanbegal.jpg.

Jetsiber.com - Tapteng - Telah terjadi pembegalan  Warga KM 17 Simpang Rampah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara Aksi kriminal itu terjadi pada Selasa (11/7/2023) sekitar pukul 13.00 WIB yang mengakibatkan tubuh korban berlumuran darah diduga akibat bacokan dari pelaku.

Korban adalah Andrian Sinaga (16 thn), seorang remaja (siswa SMA) berusia 16 tahun yang sedang menjual madu di pinggir jalan Sibolga-Tarutung, KM.17 Desa Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Modus operasinya pelaku bermula singgah dan membeli minuman ke korban, selang beberapa menit kedua pelaku meminjam ponsel korban

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian Dewi Sartika Sihombing (37), menjelaskan, bahwa korban sering dipanggil dengan nama Rian dan masih sekolah kelas III SMA.

Dewi menjelaskan  mereka baru pulang dari arah Rampah dan mau pulang ke Mela. Saat itu dia mendapat telepon bahwa ada kejadian pembegalan di sekitar Aek Meranti pas lewat tikungan.

Mendapat telepon itu, Dewi langsung menuju lokasi dan mendapati korban sudah berlumuran darah diselematkan oleh warga sekitar.

“Menurut keterangan korban kepada warga yang menolong, pelakunya naik sepeda motor vario sebanyak dua orang mengenakan kaos putih dan biru Sendal pelaku tinggal di lokasi, sementara ponselnya hilang. Mungkin sempat kali terjadi perlawan antara korban dan pelaku,” jelas Dewi.

Dewi juga menyebutkan bahwa pelaku diperkirakan lari ke arah Sibolga.

AKP Zulkarnaen Pohan juga menjelaskan bahwa saat itu korban sedang menjual madu di pinggir jalan Sibolga-Tarutung KM.17, Desa Rampah, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kemudian, datanglah dua orang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor.

Modus pelaku tersebut dengan berpura-pura ingin membeli air mineral botolan dari korban, yang saat itu memang sedang berjualan di pinggir jalan Sibolga-Tarutung, KM.17 Desa Rampah, Kecamatan Sitahuis itu.

"Selanjutnya, pelaku mencoba meminjam ponsel milik korban dengan alasan ingin menelepon temannya. Namun karena tidak diberikan oleh korban, maka dengan tiba-tiba pelaku merampas ponsel korban dari tangan korban dan langsung melarikan diri," jelas Kapolsek Pandan.

Lebih lanjut, Kapolsek Pandan itu menjelaskan bahwa korban berusaha mengejar pelaku hingga terjadilah perlawanan antara korban dan pelaku, namun sayangnya korban mendapatkan kekerasan dengan menggunakan senjata tajam di tangan dan wajahnya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di tangan kirinya, bibir, dan pipi sebelah kiri.

Hingga saat ini, Polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan pengejaran guna menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ke hadapan hukum.

"Saat ini, korban masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Dr. FL Tobing Sibolga. Dan saat ini kita sedang memburu pelaku," ungkap Kapolsek mengakhiri.(Rls)




Editor : lelimaslina
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top