Simalungun | Jetsiber.com - Dunia pendidikan khususnya kabupaten Simalungun tercoreng akibat ulah salah satu oknum kepala sekolah yang ada di kecamatan Tanah Jawa. sesuai dengan informasi dari masyarakat Nagori Muara mulia kecamatan Tanah jawa yang meminta namanya dirahasiakan terkait kejadian tersebut mengatakan" Kami selaku warga Nagori Muara mulia sangat malu begitu mengetahui kejadian tersebut, dimana ada oknum Kepsek SDN dikecamatan tanah Jawa berinisial BP melakukan Mesum dengan salah satu pelayan digereja kami berinisial marga S hal ini sangat membuat kami malu jika ada orang yang bertanya kepada kami karena berita ini sudah sampai kemana - mana.
Dan setelah informasi itu beredar akhirnya Pendeta kami membuat surat aturan dari gereja RPP ( Ruhut parmahinon pamincangon ) dan sesuai dengan aturan tersebut oknum kepala sekolah tersebut dikeluarkan dari warga jemaat kami dan oknum pelayan tersebut juga sudah dipindah tugaskan katanya ke Aceh.
Jadi kami berharap pak dari dunia pendidikan juga oknum kepsek tersebut harus dikeluarkan jadi kepala sekolah karena sudah mencoreng dunia pendidikan, dan kami juga dari Nagori Muara mulia berharap dia harus pindah dari Nagori kami karena sudah membuat malu warga Nagori muara mulia dan jemaat gereja kami ucapnya mengakhiri.
Saat awak media mencoba mengkonfirmasi pendeta terkait kejadian tersebut mengatakan " Iya memang benar kami telah mengeluarkan RPP untuk salah satu jemaat kami yang juga menjabat sebagai pengurus digereja kami, dan juga seorang kepala sekolah pungkasnya mengakhiri.
Sementara itu kita coba mengkonfirmasi oknum kepala sekolah berinisial BP tersebut terkait adanya informasi itu melalui pesan WhatsApp, tidak memberikan jawaban atas konfirmasi kita walaupun terlihat tanda baca centang biru.
Saat awak media ini mencoba mengkonfirmasi Berto Saragi selaku Kordinator wilayah Pendidikan kecamatan Tanah Jawa terkait kejadian tersebut belum berhasil.
Sementara itu ketua DPC SPKN Simalungun bapak SENSUS TAMBUNAN atau yang sering disebut dengan Gayus Tambunan kepada awak media ini mengatakan Jika kejadian itu benar adanya,maka dinas pendidikan kabupaten Simalungun diminta agar melakukan evaluasi terhadap oknum guru tersebut.
Sangat di sayangkan,dimasa pemerintahan bapak Radiapoh Hasiholan Sinaga sebagai bupati Simalungun, tercederai akibat ulah oknum kepala sekolah tersebut.
Maka saya berharap agar dinas pendidikan kabupaten Simalungun segera menindaklanjuti dugaan tersebut.jika benar terjadi maka beliau harus di copot dari jabatannya.
hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi
| Editor | : | Red |
| Kategori | : | Hukrim |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




