Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Terungkap Fakta yang sebenarnya Terkait meninggalnya Pasien Gizi Buruk di RSUD Kota Padangsidimpuan
Rabu 10 Mei 2023, 17:24 WIB

Jetsiber.com, P.Sidempuan - Sungguh sangat disayangkan pemberitaan yang begitu viral di media sosial, membuat masyarakat Kota Padang Sidimpuan Miris , prihatin dan bahkan tidak percaya terhadap kinerja RSUD Kota Padang Sidimpuan, ternyata bertolak belakang dengan kejadian yang sebenarnya. Padangsidimpuan, Selasa 9 Mey 2023.

 

Hal ini diungkapkan kepada Awak media Jetsiber.com
oleh kepala lingkungan satu kelurahan Tobat kecamatan Sidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan mengatakan.

 

Setelah peristiwa ini, Saya baru tahu bahwa orang tua almarhumah Sonya Alzahra adalah warga saya, dimana orang tua almarhumah tidak pernah melapor, bahwa dia ( orang tua almarhumah ) sudah berdomisili disini pak, ucap Bonar Siregar kepala lingkungan satu kelurahan Tobat kepada Jetsiber.com.

 

Ditempat yang berbeda awak media Jetsiber.com mengkonfirmasi Drg Susanti Lubis. MKM Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan mengatakan kronologis pasien almarhumah Sonya Alzahra.

 

Dimana Pasien masuk dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 27 April 2023, jam
21.30 Wib dengan keluhan kejang, demam, lemas, dan tidak mau makan. Pasien datang
ke IGD di dampangi orang tua pasien, pejabat kelurahan dan tetangga pasien.

 

Perawat
IGD langsung menanyakan kepada keluarga pasien apakah pasien di rawat dengan
status BPJS atau umum. Keluarga pasien mengatakan sama sekali tidak mempunyai kartu jaminan kesehatan BPJS. Ucap Direktur RSUD Padangsidimpuan.

 

Dokter jaga IGD dan perawat IGD langsung melakukan tindakan medis
sesuai SOP. Pukul 23.45 Wib perawat IGD mengantar pasien ke ruang II Anak, tiba di
ruangan pasien diberi tindakan medis pasang 02, pasang NGT dan pasang Kateter.
meskipun belum ada jaminan pelayanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah Kota
Padang Sidempuan tetap melakukan pelayanan terhadap pasien.

 

Pada tanggal 28 April 2023 pukul 10.00 Wib Dokter Spesialis Anak visite ke
ruangan pasien tersebut dan memberikan terapi selanjutnya. Dokter Spesialis Anak visite
setiap hari dan memantau keadaan pasien.

 

Tanggal 01 Mei 2023 Dokter Spesialis Anak
menganjurkan pasien di rujuk ke Medan sesuai arahan atau jenjang rujukan pasien/
sisrute mulai tanggal 01 Mei s.d 06 Mei 2023 perawat sudah mengurus rujukannya sesuai
sisrute, namun sudah beberapa Rumah Sakit di Medan kita hubungi, pihak Rumah Sakit
Medan mengatakan kamar/ ruangan (PICU) Anak selalu penuh. Ucap Juni Tambunan sebagai perawat ruang anak dan sebagai tim perujuk pasien.

 

Selama pasien belum
bisa di rujuk pasien tetap di rawat sesuai SOP yang berlaku di Rumah Sakit Umum
Daerah Kota Padang Sidempuan dan keluarga pasien tidak ada keluhan apapun selama
di rawat. Terkait pasien yang belum bisa dirujuk sudah dijelaskan oleh Dokter Spesialis
Anak dan perawat kepada orang tua pasien dan orang tua pasien menerimanya.

 

Pada
tanggal 06 Mei 2023 pukul 22.30 Wib kondisi pasien menurun, perawat ruang II anak
memanggil Dokter jaga IGD, setelah melakukan pemeriksaan Dokter IGD menyatakan
pasien meninggal pada pukul 23.00 Wib. Setelah itu perawatannya dilepas dan pasien di
bawa pulang dengan menggunakan mobil ambulance Rumah Sakit Umum.

 

Kita sudah melakukan upaya yang terbaik buat almarhumah, walaupun almahumah tidak mempunyai BPJS dan pihak RSUD menanggung biaya perobatan almarhumah Sonya Alzahra, bahkan Dinas Kesehatan dan Kelurahan Tobat mempasilitasi pembuatan BPJS almarhumah agar bisa dirujuk ke Rumah Sakit di medan, ucap Drg Susanti Lubis. MKM Direktur RSUD Kota Padang Sidimpuan.

 

Saya pribadi ( Drg Susanti Lubis. MKM ) sungguh sangat kecewa dengan pemberitaan yang begitu viral terkait meninggalnya almarhumah, dimana kami RSUD Padangsidimpuan di sudutkan dan hal ini menjadi perbincangan seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan, tandasnya. (TIGOR)




Editor : Suwandi
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top