Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau   ●   
  • Pemkab Rohil Bersama LAMR Dukung Pembekalan Adat Calon Datuk Penghulu   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Sosialisasi Gerakan Tertib Arsip   ●   
  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Bupati H Bistaman Pimpin Gotong Royong Massal   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Kembali Sabet Predikat Menuju Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Riau 2025   ●   
Hendak Pergi kesawah, Warga Lantosan Rogas Lihat Sosok Harimau Sumatera
Selasa 07 Maret 2023, 20:35 WIB

 

TAPSEL-Jetsiber.com | Tapanuli Selatan – Setelah sebelumnya sempat memangsa lembu peternak, salah seorang warga, Tiolina Siregar, kembali melihat seekor Harimau Sumatera di dekat Sawah Panopaan arah barat pemukiman Desa Lantosan Rogas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (6/3/2023) pagi.

 

Alhasil, warga yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu melapor ke pemerintah Desa Lantosan Rogas, Kabupaten Tapsel, bahwa ia telah melihat Harimau Sumatera. Lalu, pihak desa melaporkan kejadian itu ke Bhabinkamtibmas Polsek Sipirok.


Dan, Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan Camat Angkola Timur, Kapolsek Sipirok, Babinsa, serta pihak BBKSDA. Tak lama, aparat pemerintahan langsung berangkat menuju lokasi. Dari hasil pengamatan di lokasi, ternyata benar ada jejak kaki Harimau Sumatera.


Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni, SIK, MH, melalui Kapolsek Sipirok, AKP Ismaya, menjelaskan, dari hasil pengamatan pula, kuat dugaan ada satu individu Harimau Sumatera anakan. Lantaran sempat ada lembu warga jadi mangsa, kini masyarakat sudah berhenti dan enggan beraktifitas ke Kebun dan Sawah.


“Masyarakat tiga desa yaitu, Lantosan Rogas Kecamatan Angkola Timur, serta Desa Pangirkiran dan Desa Simaninggir, sudah mulai resah dengan keberadaan Harimau Sumatera,” jelas Kapolsek.
Atas temuan itu, pihaknya menyarankan ke warga, agar tidak menggembalakan ternak secara lepas. Juga, tak menggembalakan ternak ke arah lokasi kejadian. Jika harus beraktifitas di Kebun dan Sawah yang dekat ke TKP, agar berkelompok mininal 5 orang.


Kemudian, pihaknya menghimbau warga agar lakukan aktifitas di luar Kampung dari pukul 10.00 hingg 16.00 WIB saja. Supaya sesegera mungkin melaporkan kepada Tim BBKSDA Sumut dan Bhabinkamtibmas, jika temukan keberadaan Harimau Sumatera.


“Agar masyarakat, mulai saat ini jangan ada yang memasang jerat. Sebab, apabila Harimau Sumatera terluka karena jerat, maka akan makin ganas,” tutur Kapolsek.(Tigor)




Editor : Red
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top