Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Kejari Rohul Lakukan Penyitaan Aset PT. Duta Palma Group
Rabu 11 Januari 2023, 18:53 WIB

 

Jetsiber.com, Rokan Hulu- Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Rokan Hulu melakukan penyitaan aset PT. Eluan Mahkota (PT. EMA) yang merupakan anak perusahaan kelapa sawit milik Bos PT. Duta Palma Group, Surya Darmadi yang terletak di Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).


Kepada Awak media, Kepala Kejaksaan Negeri Rohul, Fajar Haryowimbuko, SH., MH lakukan Penyitaan berdasarkan penetapan keputusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Nomor : 62/Pen.Pid.Sus/TPK/XII/2022/PN.JKT.PST tanggal 19 Desember 2022 dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT. Duta Palma Group di Kabupaten Inderagiri Hulu atas nama terdakwa Surya Darmadi.


" Adapun Penyitaan dilakukan sebagai tindak lanjut penetapan keputusan pengadilan atas aset sebidang tanah perkebunan beserta bangunan diatasnya atas nama PT. Eluan Mahkota (PT. Duta Palma Group) seluas 5.933,19 Ha berdasarkan HGU 01 yang diperoleh terdakwa Surya Darmadi pada tahun 1997," Sebut Fajar Haryowimbuko, SH MH, Rabu (11/01/2023).


Penyitaan itu ditandai dengan pemasangan tanda sita disaksikan oleh pihak manajemen PT. Eluan Mahkota. Pada tanda penyitaan tertera kalimat, "Tanah dan Bangunan Beserta Isinya Telah Disita Oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat".


Disinggung perihal Operasional perusahaan setelah penyitaan, Kajari Rohul, Fajar Haryowimbuko, SH., MH menuturkan, dalam penyitaan itu tidak turut serta menghentikan operasional di PT. Eluan Mahkota (EMA).


" Meskipun penyitaan telah di lakukan, Aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan normal seperti biasanya, sampai ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkraht)," Tutup Fajar. (TS)




Editor : Red
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top