Selasa, 25 Agustus 2026

Breaking News

  • Kualitas Level Udara "Tidak Sehat", Disdik Bengkalis Keluarkan Edaran Perlindungan Warga Sekolah   ●   
  • Kualitas Udara Bengkalis Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Gunakan Masker Saat Aktivitas di Luar Ruangan   ●   
  • Dorong UMK Naik Kelas, Kemenkum Riau Sosialisasikan Kemudahan Perseroan Perorangan   ●   
  • Kanwil Ditjenpas Riau Ikuti Rapat Paripurna, Kawal Sinergi Kebijakan Daerah   ●   
  • Polda Riau Intensifkan Penanganan Karhutla, 313 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Riau   ●   
Kualitas Udara Bengkalis Masuk Kategori Tidak Sehat, Warga Diminta Gunakan Masker Saat Aktivitas di Luar Ruangan
Selasa 25 Agustus 2026, 12:07 WIB

Jetsiber.com - BENGKALIS — Kualitas udara di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, terpantau berada pada kategori tidak sehat pada Senin (25/8/2026) pagi. Berdasarkan pemantauan kualitas udara yang ditampilkan IQAir, indeks kualitas udara (AQI US) Bengkalis mencapai 185, dengan konsentrasi polutan utama PM2.5 sebesar 104,4 µg/m³ pada pukul 09.00 WIB.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan paparan polusi udara yang perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta masyarakat yang memiliki sensitivitas terhadap polusi udara.

Dalam rekomendasi kondisi isu udara Riau yang ditampilkan pada informasi pemantauan lingkungan, masyarakat di wilayah dengan kategori tidak sehat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Masyarakat juga dianjurkan menggunakan masker yang tepat, seperti masker N95/KN95, apabila harus beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, warga diminta segera mencari tempat yang lebih bersih dari paparan polusi apabila mulai mengalami keluhan kesehatan.

Sementara itu, informasi rekomendasi kondisi isu udara Riau juga menekankan pentingnya pemantauan kualitas udara secara berkala. Masyarakat diminta tetap memperbarui informasi karena kondisi indeks standar pencemar udara (ISPU) dapat berubah sewaktu-waktu.

Selain mengurangi paparan, masyarakat diimbau turut menjaga lingkungan dengan menghindari pembakaran sampah maupun pembukaan lahan menggunakan cara yang dapat memperburuk kualitas udara.

Dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat, langkah pencegahan menjadi penting untuk mengurangi risiko paparan polutan, terutama PM2.5 yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.

Pemantauan kualitas udara secara berkala dan kepatuhan terhadap rekomendasi kesehatan diharapkan dapat membantu masyarakat Bengkalis tetap beraktivitas secara aman di tengah kondisi udara yang kurang baik.**

 




Editor : Redaksi
Kategori : Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top