Rabu, 24 Juni 2026

Breaking News

  • Mobil Truck Yang Parkir Sembarangan Di Sepanjang Jalan Siak II Pekanbaru, Dilaporkan Media Jetsiber ke TRC 112   ●   
  • Pekanbaru Genap 242 Tahun, Semangat KolaborAksi Dorong Pembangunan Berkelanjutan   ●   
  • Munaslub Srikandi Hanura 2026 Resmi Ditutup, Herlina Pakpahan Terpilih sebagai Ketua Umum Srikandi Hanura periode 2026–2031   ●   
  • TRC 112 Respon Laporan/Aduan Media Jetsiber Terkait Kabel WiFi Yang Menjuntai Di Payung Sekaki   ●   
  • Permudah Aturan PPh Final 0,5% UMKM, Kanwil DJP Riau Siap Gandeng P3KPI dan IKTS Pekanbaru   ●   
Pekanbaru Genap 242 Tahun, Semangat KolaborAksi Dorong Pembangunan Berkelanjutan
Selasa 23 Juni 2026, 07:00 WIB

JETSBERCOM - | PEKANBARU – Kota Pekanbaru genap berusia 242 tahun pada 23 Juni 2026. Momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru tahun ini mengusung tema “Berkolaborasi Menjadi Aksi” dengan tagline “Pekanbaru KolaborAksi” sebagai semangat memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berdampak nyata bagi warga.

Selama lebih dari dua abad perjalanan sejarahnya, Pekanbaru terus berkembang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian di Provinsi Riau. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berbagai program pembangunan mulai menunjukkan hasil dalam kurun waktu sekitar satu tahun empat bulan masa pemerintahan.

Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat mencapai sekitar 7,91 persen, melampaui rata-rata nasional. Peningkatan tersebut didorong oleh meningkatnya konsumsi masyarakat, investasi, serta aktivitas usaha yang terus berkembang.

6c990ea6-3ffe-4e97-8334-a6f648277b60.jpeg


Selain itu, Pemerintah Kota Pekanbaru juga memperoleh apresiasi dari Tito Karnavian atas keberhasilan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Peningkatan tersebut didukung oleh penyederhanaan perizinan, digitalisasi pelayanan, serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak.

Pada sektor pelayanan publik, salah satu janji kampanye yang telah direalisasikan adalah penurunan tarif parkir melalui Peraturan Wali Kota Nomor 2 Tahun 2025. Tarif parkir kendaraan roda dua ditetapkan sebesar Rp1.000 dan roda empat Rp2.000 untuk sekali parkir.

Di bidang infrastruktur, Pemerintah Kota Pekanbaru memprioritaskan perbaikan jalan rusak, pembangunan jalan mantap, penataan drainase, serta penanganan banjir. Hingga saat ini, pemeliharaan jalan lingkungan telah terlaksana sepanjang 7.000 meter dan dibarengi dengan pembersihan lingkungan serta saluran drainase di 15 kecamatan guna meningkatkan kualitas kawasan permukiman dan meminimalisasi risiko banjir.

Penanganan sampah juga menjadi fokus utama melalui pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan. Lembaga tersebut bertugas mengangkut sampah rumah tangga setiap hari untuk mencegah penumpukan sampah di lingkungan masyarakat. Pemerintah Kota juga terus menggalakkan gerakan pemilahan sampah dari sumber sebagai bagian dari program Green City.

Sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kota Pekanbaru meluncurkan uji coba bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Program tersebut diharapkan mampu mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung sistem transportasi perkotaan yang modern.

Pada sektor pendidikan, pemerintah menghadirkan program transportasi gratis bagi pelajar guna meringankan beban biaya keluarga sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum.

Sementara itu, pemberdayaan ekonomi kerakyatan terus diperkuat melalui berbagai program untuk pelaku UMKM, seperti subsidi bunga pinjaman, bantuan usaha, dan penciptaan wirausaha baru. Program tersebut turut berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan Kota Pekanbaru hingga sekitar 3,1 persen.

Peningkatan pelayanan publik juga diwujudkan melalui berbagai inovasi administrasi kependudukan. Salah satu inovasi unggulan yang dihadirkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru adalah Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman), layanan jemput bola yang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.

Dalam rangka Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota menyiapkan 48 rangkaian kegiatan yang mencakup pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, olahraga, hingga pelestarian budaya Melayu.

Berbagai program yang dilaksanakan antara lain penghapusan sanksi administratif pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, pemasangan instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu, sunatan massal gratis bagi ribuan anak, serta berbagai layanan sosial lainnya.

Perayaan HUT ke-242 Kota Pekanbaru juga menghadirkan sejumlah program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, seperti layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) gratis selama tiga hari, parkir gratis di sejumlah titik, promosi produk UMKM, serta Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer.

Festival tersebut berhasil menarik ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara sejak pagi hari. Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadikan kegiatan tersebut sebagai salah satu agenda perayaan paling meriah dalam beberapa tahun terakhir. Festival Kue Talam Ketan Durian juga menjadi simbol pelestarian budaya Melayu yang tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat modern.

Keberhasilan festival semakin lengkap setelah meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia untuk kategori Sajian Kue Talam Ketan Durian Terpanjang. Penghargaan tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi Kota Pekanbaru sekaligus menjadi kado istimewa pada peringatan Hari Jadi ke-242 tahun 2026.

Pemerintah Kota Pekanbaru berharap semangat “Pekanbaru KolaborAksi” dapat terus menjadi energi bersama dalam membangun kota yang lebih maju, berdaya saing, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. (ADV)




Editor :
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top