Foto : Ilustrasi Pasar MurahJetsiber.com - Pekanbaru - Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok, terutama saat menjelang libur nasional dan Hari Raya Iduladha dimana kebutuhan masyarakat meningkat, Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan BUMD Pangan terus menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah di Kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut merupakan tindakan nyata dari pemerintah, karena selain untuk menjaga kestabilan harga juga untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan pendistribusiannya juga berjalan dengan lancar. Demikian disampaikan oleh Tetty Nurdianti, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau kepada awak media, Senin (11/05/2026).
"Jadi pada pekan kedua bulan Mei ini, operasi pasar kita pusatkan di Kota Pekanbaru, mengingat tingkat konsumsi masyarakatnya yang cukup tinggi," ungkapnya.
Menurut Tetty, bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai hari Senin hingga hari Rabu. Pasar murah hari Senin dilaksanakan di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani. Hari Selasa kegiatan pasar murahnya digelar di Halaman Kantor Camat Rumbai Barat. Dan terakhir hari Rabu di Halaman Alkastoery, Jalan Sri Sejahtera, Kelurahan Agrowisata.
"Kegiatan tersebut kita laksanakan hingga hari Rabu karena hari Kamis dan Jumat bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama," jelasnya.
Kemudian Tetty mengatakan bahwa dalam kegiatan pasar murah tersebut, pemerintah menjual berbagai macam kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran. Seperti Minyakita dijual dengan harga Rp 15.500/liter sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Ia juga berharap agar masyarakat tidak khawatir terhadap kenaikan harga Minyakita. Karena di pasar murah tersebut, masyarakat dapat memperoleh Minyakita sesuai HET.
Beberapa kebutuhan pokok masyarakat yang dijual pada pasar murah tersebut selain minyak goreng, ada beras SPHP 5 Kg dijual dengan harga Rp 60.000, beras premium jenis Anak Daro dan Sokan dengan harga Rp 165 ribu untuk 10 Kg dan Rp 83 ribu untuk yang 5 Kg. Produk lain seperti gula pasir dijual Rp 18.500/Kg dan tepung terigu dengan harga Rp 13 ribu/bungkus.
Sementara itu, Ade Putra Daulay, Direktur BUMD PT. Riau Pangan Bertuah (RPB), menegaskan bahwa untuk setiap titik operasi pasar yang akan digelar, pihaknya telah menyiapkan stok bahan pokok yang cukup.
Untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, PT. RPB rencananya telah menyiapkan 1.000 liter Minyakita dan satu ton beras SPHP untuk setiap lokasi operasi pasar.
"Masyarakat yang tidak dapat datang ke lokasi operasi pasar, tetap bisa memperoleh Minyakita dengan harga subsidi di beberapa tempat penjualan resmi, seperti Kios Pangan di Pasar Dupa, Pasar Cik Puan dan Pasar Lima Puluh sertaTopan Swalayan di Jalan Melati," ujarnya.
"Di tempat-tempat tersebut, harga bahan pokok yang dijual sama dengan harga di pasar murah, sehingga dapat membantu masyarakat untuk tetap bisa memperoleh harga kebutuhan pokok yang terjangkau," ucapnya mengakhiri. (Victor Sinaga)
| Editor | : | Redaksi |
| Kategori | : | Pekanbaru |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




