Kamis, 23 Juli 2026

Breaking News

  • Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau   ●   
  • Pemkab Rohil Bersama LAMR Dukung Pembekalan Adat Calon Datuk Penghulu   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Sosialisasi Gerakan Tertib Arsip   ●   
  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Bupati H Bistaman Pimpin Gotong Royong Massal   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Kembali Sabet Predikat Menuju Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Riau 2025   ●   
Prabowo ajak perusahaan besar AS tingkatkan investasi alat medis di RI
Jumat 20 Februari 2026, 08:43 WIB

Jetsiber.com | Jakarta  - Presiden Prabowo Subianto mengajak salah satu perusahaan terbesar asal Amerika Serikat (AS) untuk meningkatkan investasi mereka dalam memproduksi peralatan medis di Indonesia sebagai peluang kerja sama.

Saat menghadiri Gala Iftar Dinner Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2) malam waktu setempat, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa perusahaan multinasional General Electric (GE) memiliki peluang untuk penjajakan kerja sama setelah sepuluh universitas baru berbasis STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan kedokteran didirikan.

"Saya rasa juga terdapat peluang bagi Amerika Serikat. Saya rasa General Electric juga membangun peralatan medis di Indonesia dan kami berharap mereka akan meningkatkan produksi mereka," kata Prabowo dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta, Kamis.

Di hadapan para pengusaha AS, Prabowo menjelaskan kondisi Indonesia yang kekurangan sekitar 140 ribu dokter. Di sisi lain, hanya sekitar 10 ribu dokter yang lulus pendidikan dalam setahun.

 

"Itu berarti butuh 14 tahun untuk menutup celah tersebut, kecuali ada upaya baru yang nyata. Itulah alasan saya menciptakan 10 universitas baru ini yang akan berbasis pada STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan kedokteran," kata Prabowo.

Dalam lawatan kenegaraan sebelumnya ke Inggris, Presiden membuat kerangka kerja sama bidang pendidikan dengan membangun sepuluh kampus baru bidang kedokteran dan science, technology, engineering, and mathematics (STEM) hingga pertukaran dosen dari Inggris.

Dengan banyaknya kampus kedokteran dan lulusan dokter, Prabowo menilai terdapat peluang kerja sama yang dapat dijalin dengan perusahaan konglomerat AS, GE Company, termasuk dalam peralatan medis.

Presiden mendukung masuknya investasi baru dan telah menyelesaikan kendala birokrasi yang sebelumnya dikeluhkan para investor.

"Kami akan mendukungnya. Sempat ada kendala birokrasi, namun kami menyelesaikannya dengan sangat cepat. Saya juga menerima masukan beberapa jam lalu dari beberapa korporasi yang mengeluhkan lambatnya solusi atas masalah mereka," kata Prabowo.

Sumber : Antara




Editor : Redaksi
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top