Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Bantuan lembu diduga telah dijual, Dinas Pertanian dan peternakan Simalungun dianggap telah dikibulin Penerima
Selasa 17 Februari 2026, 11:23 WIB

Jetsiber.com | Simalungun -  Bantuan lembu diduga telah dijual, Dinas Pertanian dan peternakan Simalungun selaku pemberi bantuan dianggap telah di kibulin. 

Hal ini diungkapkan seorang warga yang tidak mau namanya di tulis "Dikibulinlah sama kelompok taninya. Karena, bantuan ternak itu sudah ada yang dijual," ungkap warga saat ditemui di seputaran Huta I Margosono, Senin (16/2/2026) sekitar jam 16.30 WIB.

Salah seorang yang nekat menjual, diduga berinisial F.S. yang juga merupakan selaku pengurus Kelompok Tani Simpati VI, tinggal di Huta I Margosono, Nagori Mekar Mulia, Kecamatan Tanah Jawa.

"Satu ekor dijual F.S itu seharga Rp6,5 juta. Itu bantuan ternak lembu yang baru ini. Gas kalianlah, supaya gak terbiasa mentang agak ke pedalaman Nagori Mekar Mulia ini, dipikir gak ketahuan," jelasnya.

Bantuan ternak lembu dijual, tak lama setelah diserahkan sekitar Desember 2025 kepada dua Kelompok Tani (Poktan) Simpati VI dan XII selaku penerima manfaat.

"Kan, tak lama setelah diantar, dibagi-bagi. Masing-masing, ada yang dapat satu dan dua ekor. Sirait itulah dapat dua ekor. Tapi, sekarang sisa 1 lagi karena seekor sudah dijualnya," bebernya.

Diketahui warga, bantuan ternak lembu diantar dan diserahkan kepada Poktan Simpati VI serta XII pada malam hari sekitar Desember 2025 menggunakan dua mobil truck.

"Dibagi-bagi karena memang gak ada kandangnya. Dan, sebagian lagi masih ada yang angonkan sama masing-masing anggota maupun pengurus kelompok," terang warga lainnya ketika ditemui tak jauh dari Afdeling II usai ngarit.

Kini, bantuan ternak lembu yang seharusnya dikelola bersama, bukan dibagi-bagi dan tidak boleh dijual menjadi rahasia umum serta buah bibir warga Nagori Mekar Mulia. "Kalu di sini, sudah pada tau ceritanya itu. Nanti ku cari info lain mengenai bantuan ternak itu," katanya.

Ironisnya, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan Simalungun, drh Resna Purba melalui pesan singkat justru mengatakan, ketika verifikasi ada kandangnya. 

"Yang ada Simpati 6. Kami tidak ada distribusi bantuan ternak ke Simpati 7. Verifikasi 12 pun ada kandangnya. Semua ada. Kalo dari kami tidak untuk dibagi2. Karena itu punya kelompok bang," balasnya.

Selain itu, berencana turun untuk mempertanyakan langsung kepada kedua kelompok tani. "Untuk jelasnya, kami akan jumpai kelompoknya," balasnya lagi sembari menambahkan tidak ada meminta kelompok.
 (Open)

 




Editor : Redaksi
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top