Jetsiber.com | Simalungun - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan maupun desa yang tidak dihadiri oleh anggota DPRD seringkali memicu kekecewaan warga dan sorotan publik. Fenomena ini tercatat terjadi di beberapa wilayah pada tahun 2026, di mana ketidakhadiran legislator dinilai mengurangi bobot perjuangan aspirasi masyarakat.
Seperti yang terjadi di Musrembang tingkat kecamatan yang dilaksanakan di ruang harungguan kantor camat Tanah Jawa, dimana kegiatan itu di ikuti dua kecamatan sekaligus yaitu kecamatan Tanah Jawa dan kecamatan Hatonduhan pada hari rabu 11/02/2026 dimulai pukul 10:00 wib sampai selesai.
Namun sangat di sayangkan dan sangat miris dimana kegiatan musrembang tersebut Tanpa ada kehadiran para anggota DPRD Simalungun khususnya anggota dewan yang daerah pemilihan nya di dapil V ini.
Salah seorang kades yang tidak mau namanya di cantumkan menyatakan rasa kekecewaannya karena anggota DPRD khusus nya yang ada di dapil V ini tidak hadir dalam Musrenbang, yang diharapkan bisa memperjuangkan program kesejahteraan warga, Padahal kehadiran mereka penting untuk merepresentasikan aspirasi warga Ucap beliau.
Sementara itu ketua DPRD kabupaten Simalungun Sugiarto SE saat kita konfirmasi melalui pesan whatsapp terkait ketidak hadiran anggotanya di musrembang kecamatan Tanah Jawa dan Hatonduhan, terlihat hanya centang satu sementara dua wakil DPRD Simalungun yang dapil nya dapil V tidak memberikan tanggapan walaupun terlihat centang dua.
Dalam kegiatan musrembang itu nampak di hadiri kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung S. H, camat Tanah Jawa Andi Supriadi, camat Hatonduhan Bill Morgand Saragih, beberapa SKPD yang dari Kabupaten, serta para kepala desa dari dua kecamatan.
Dengan ketidak hadiran anggota DPRD di kegiatan ini hingga dapat menyebabkan Banyak usulan dalam Musrenbang seringkali tidak terlaksana (terakomodasi) karena kurangnya kawalan.
(Open)
| Editor | : | Redaksi |
| Kategori | : | Nasional |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




