Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Khairul Apit Kritik Anggota DPR-RI jadi Tukang kipas
Sabtu 01 November 2025, 19:31 WIB

Jetsiber.com | Limapuluh Kota | Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota 2019-2024 Khairul Apit gerah dengan Pernyataan Anggota DPR-RI Arizal Aziz di berbagai Platform Media.

“Sebagai Warga Limapuluh Kota kita tidak mau di adu domba oleh tukang-tukang kipas yang menyimpan dendam, Bapak Arizal Aziz harus paham dengan akar permasalahannya baru buat statemen di berbagai media” Kritik Khairul Apit

Beberapa hari belakangan warga Limapuluh Kota khususnya Landai seperti diadu domba Terkait kisruh kasus tanah Landai, beberapa pihak memanfaatkan keuntungan dengan mengundang Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Bapak Arizal Azis turun kelapangan dan memberikan berbagai statemen yang dirilis oleh beberapa media
“Saya Khairul Apit yang juga Mantan Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh kota sangat miris ketika membaca berita-berita tersebut yang sangat jelas informasi disampaikan secara sepihak dan tidak objektif” Semburnya.


“Saya sudah mengikuti kasus Landai mulai semenjak saya masih aktif menjadi anggota DPRD, dan banyak mengetahui tentang berbagai persoalan masyarakat disana dan terutama soal tanah yg dijual oleh masyarakat ke investor, dan setahu saya bahwa orang yg pertama sekali menjual tanah yg dikatakan oleh bapak Arizal Azis adalah tanah adat, adalah Pucuk adat dilandai itu sendiri, dan transaksi dilakukan setelah ada kesepakatan dan kesesuaian harga serta dokumen yg lengkap, lalu dari mana datangnya istilah perampasan atas tanah warga oleh investor?” Cecarnya.

Selanjutnya Khairul Apit berharap kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah agar juga memahami tentang kondisi masyarakat disana, kenapa sampai terpaksa harus jual tanah dan sebagainya,.

“Barangkali diantara sekian alasan adalah soal ekonomi dan biaya pendidikan, nah kemana para pemangku kepentingan selama ini, dan saya juga harapkan kepada bapak Arizal selaku anggota DPR RI untuk dapat bersikap yg lebih bijak, persoalan yg besar mari kita perkecil dan yang kecil kita sudahi, dan jangan menjadi tukang kipas, sehingga yang telah berangsur padam akan menjadi bara lalu menyala kembali” imbuhnya.

“Tentang kasus yg tengah bergulir dipersidangan di pengadilan yg melibatkan beberapa warga setempat bahkan telah ditahan, itu murni pidana kasus pengeroyokan dan tidak kaitan dengan tanah atau investor, dan saya juga mengajak kepada semua pihak agar menghormati proses hukum yg sudah berproses. Karena saya yakin kepada penyidik baik kepolisian maupun kejaksaan serta hakim bekerja secara profesional dan jangan ada intervensi ” pintanya.

Senada dengan Khairul Apit, Warga setempat (Landai) Ismal Pitopang mengatakan bahwa ini pidana murni (Pengeroyokan),
“2 TKP pengeroyokan berjarak sekitar 500 meter dari tempat sengketa Tanah dan Korban Pengeroyokan (saya.red) tidak ada sangkut pautnya dengan Perkara Tanah Ulayat” Kata Ismal.

“Setau saya Justru Pucuak Adat yang menyerobot Tanah Ulayat Kaum Dt.Mangun (Landai), oleh Kaum Dt.Mangun Tanah Ulayat tersebut tidak pernah diperjual belikan kepada Investor, Justru Pucuak adat lah yang menjual ke Investor” tukuk Ismal.

“Disaat Kaum Dt.Mangun datang menyewa alat berat saya saat itulah saya dikeroyok dan kejadian tersebut saya laporkan ke Polres Limapuluh Kota, Kasus itulah yang membuat Pucuak Adat dan Pelaku Pengeroyokan lainnya ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dimuka hukum” imbuhnya.

“Dapat saya tegaskan ini Pidana Murni, tapi ada beberapa pihak yang berusaha mengail di air keruh dengan memanfaatkan Reses Anggota DPR-RI Bapak Arizal Aziz” sesalnya.

Ismal berharap Sebagai Anggota DPR-RI Bapak Arizal Aziz Proporsional dan Arif menyikapi masalah ini,
“Jika diberi kesempatan kami bersedia menghadap Bapak Arizal Aziz” Pungkasnya.
Sumber : Tipikor investigasi news




Editor : Redaksi
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top