Minggu, 7 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Dinkes Riau Laporkan Belum Ada Kasus Baru Influenza A Sejak September, Masyarakat Diimbau Waspada
Selasa 21 Oktober 2025, 15:10 WIB
Photo: NS Widodo, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau

Jetsiber.com - PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan melaporkan bahwa hingga saat ini, belum ditemukan kasus penyakit baru influenza A di Riau. Di mana temuan kasus terakhir influenza A di Riau pada 19 September lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Ns Widodo mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa saat ini telah terjadi peningkatan kasus penyakit Influenza A di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Hal tersebut dikaitkan terjadi dikarenakan pergantian musim. 

"Namun di Riau kita belum ada temuan kasus baru. Saat ini kita punya dua site sentinel ILI-SARI atau sarana kesehatan yang ditunjuk untuk mengawasi penyakit seperti ini, yaitu di Puskesmas Rumbai dan RSUD Arifin Achmad,” katanya, dilansir dari laman Mediacenter riau, Selasa (21/10/2025).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di site sentinel ILI-SARI Puskesmas Rumbai pada periode Januari hingga Oktober, terdapat 11 kasus dengan September kasus terakhir ditemukan pada anak laki-laki usia 10 tahun. Sementara pada site sintenal SARI di RSUD Arifin Achmad, ditemukan empat kasus dengan kasus terakhir pada pasien perempuan usia 58 tahun pada 22 April 2025.

"Jadi untuk total pasien dengan diagnosa Influenza A di Riau sebanyak 15 orang. Ini sama dengan halnya penyakit virus, akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua pekan. Namun, juga harus dihindari oleh kelompok rentan, karena gampang terjangkitnya," sebutnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat melakukan berbagai pencegahan. Mulai dari menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dan memakai masker apabila mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Kita juga minta masyarakat untuk segera mencari pengobatan apabila mengalami gejala ISPA. Sambil dibarengi dengan mengkonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup dan melakukan aktivitas fisik," imbaunya.(*)





Editor :
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top