Jetsiber.com | Simalungun – Kepala Desa Bah Jambi III, Rusman Nainggolan, merasa geram dengan adanya pemberitaan yang menyoroti dugaan pembangunan jembatan di desanya tidak sesuai spesifikasi.
Kekesalan itu ia tunjukkan melalui salah satu grup WhatsApp wartawan se-Dapil V, yakni Informasi Dapil Lima. Dalam pesan tersebut, Rusman menuliskan bahwa berita yang beredar adalah hoaks dan tidak benar.
Namun, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya. Pembangunan jembatan yang baru selesai beberapa bulan lalu diduga dikerjakan asal-asalan. Alih-alih menanggapi substansi pemberitaan, Rusman justru mengalihkan pembicaraan dengan menyarankan agar wartawan lebih baik menyoroti maraknya peredaran sabu-sabu di Kecamatan Tanah Jawa.
Sikap tersebut disayangkan banyak pihak, mengingat seorang kepala desa seharusnya bersikap terbuka terhadap kritik dan siap memberikan penjelasan jika memang ada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Simalungun, Roganda Sihombing, saat dimintai tanggapan mengenai dugaan pembangunan jembatan asal jadi tersebut, hanya menjawab singkat:
“Mks. Infonya pak. Maksudnya asal jd apanya pak. Mohon infonya.”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut dari Kepala Desa Bah Jambi III.
(Osama)
| Editor | : | Redaksi |
| Kategori | : | Nasional |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




