Sabtu, 6 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Curi Start Meracik Masa Depan: Pelatihan Barista Bagi Warga Binaan Lapas Pekanbaru
Kamis 14 Agustus 2025, 06:29 WIB
Photo: Curi Start Meracik Masa Depan: Pelatihan Barista Bagi Warga Binaan Lapas Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Peningkatan kapasitas diri melalui pelatihan keterampilan merupakan salah satu upaya strategis dalam membekali individu agar siap menghadapi tantangan hidup setelah masa pembinaan, termasuk bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Meski berada dalam ruang terbatas, WBP tetap memiliki hak untuk memperoleh pelatihan yang relevan dan aplikatif.

Sebagai bentuk komitmen terhadap program pembinaan kemandirian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menyelenggarakan Pelatihan Barista pada Rabu (13/08/2025).

Kegiatan pelatihan ini berlangsung di Aula Lapas Pekanbaru dan mendapat sambutan antusias dari para warga binaan. Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta terlebih dahulu melalui tahap asesmen untuk mengidentifikasi minat dan potensi mereka di bidang peternakan.

Instruktur yang ditunjuk berasal dari kalangan profesional bersertifikasi yang memiliki pengalaman praktis dalam industri kopi. Salah satu warga binaan menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya terhadap pelatihan ini.

“Awalnya saya tidak paham soal kopi, sekarang saya bisa bikin banyak menu. Harapannya, setelah bebas nanti saya bisa buka usaha sendiri,” tuturnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, menyampaikan Pelatihan Barista menjadi simbol pembinaan yang progresif dan kekinian.

“Kami tidak hanya membina kepribadian warga binaan, tetapi juga membekali mereka keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Pelatihan barista adalah salah satu contoh nyata bagaimana pembinaan bisa dikemas secara kreatif dan produktif,” ungkapnya.

Erwin juga menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pemberdayaan Warga Binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

“Kami ingin mereka tidak hanya memiliki skill, tetapi juga pengalaman nyata mengelola usaha, melayani pelanggan, hingga membuat produk yang layak jual. Tujuan pemasyarakatan adalah membentuk warga binaan menjadi pribadi yang utuh, menyadari kesalahan, dan mampu mandiri setelah menjalani masa hukuman," ujarnya.

"Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap mereka bisa memiliki keahlian yang berguna dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah bebas nanti,” ujarnya.(*)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top