Kamis, 23 Juli 2026

Breaking News

  • Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau   ●   
  • Pemkab Rohil Bersama LAMR Dukung Pembekalan Adat Calon Datuk Penghulu   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Melalui Sosialisasi Gerakan Tertib Arsip   ●   
  • Tindaklanjuti Instruksi Presiden, Bupati H Bistaman Pimpin Gotong Royong Massal   ●   
  • Pemkab Rokan Hilir Kembali Sabet Predikat Menuju Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Riau 2025   ●   
Dana BOSDA Tahun 2025
Disdik Riau: Pencairan Dana BOSDA Tahun 2025 Akan Segera Dilaksanakan
Selasa 15 April 2025, 07:08 WIB
Photo: Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi Riau mulai memproses dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tahun 2025. Namun, untuk besaran dana BOSDA tahun 2025 berkemungkinan turun dibandingkan tahun sebelumnya karena ada keterbatasan anggaran.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya mengatakan, untuk pencarian dana BOSDA tahun 2025 pihaknya sudah memerintahkan PPTK terkait untuk segera membuat justifikasi agar segera bisa diproses dan dicairkan," ujarnya dilansir dari Mediacenter riau, Selasa (15/04/2025).

"Namun besarannya nanti perlu kami laporkan kepada bapak gubernur terlebih dulu karena terjadi penurunan signifikan akibat defisit. Kami juga agendakan zoom dengan seluruh kepala sekolah membahas masalah BOSDA ini," katanya.

Sementara itu, untuk dana BOSDA tahun 2024, memang saat ini belum semua sekolah di Riau menerimanya. Hal tersebut terjadi karena adanya tunda bayar pada tahun 2024 lalu.

“Dana BOSDA 2024 sebagian besar masuk tunda bayar, sehingga untuk pembayarannya tentu menunggu audit BPK dan nanti masuk skema APBD-P 2025,” sebutnya.

Erisman Yahya menambahkan, sebenarnya saat ini sudah masuk ke rekening masing-masing sekolah dana Bos Pusat yang bersumber dari APBN, namun baru sebagian kecil sekolah yg memanfaatkan karena keterlambatan pihak sekolah menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

"Untuk itu pada zoom Senin ini kami juga melakukan dialog dengan para Kepsek kenapa dan apa kendala yg ada sehingga Bos Pusat ini tidak segera dieksekusi atau dilaksanakan," tutupnya.

Untuk diketahui, dana BOSDA dianggarkan oleh Pemprov Riau untuk mendukung pembiayaan bagi para siswa yang tidak bisa dibayarkan menggunakan dana BOS dari pemerintah pusat. Dengan adanya dana BOSDA ini, diharapkan beban siswa dalam hal pembiayaan sekolah lebih ringan.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top