Minggu, 7 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Breaking News: Inspektorat Pekanbaru Akan Klarifikasi Dugaan Lurah Minta THR
Jumat 28 Maret 2025, 06:11 WIB
Photo: Iwan Simatupang, Kepala Inspektorat Kota Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dugaan tindakan tidak terpuji yang dilakukan Lurah Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Asnetti Yusra, terus menuai kecaman publik. Setelah viralnya percakapan WhatsApp yang menuding sang lurah meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pedagang di kawasan bawah Jembatan Leighton, kini Inspektorat Pekanbaru angkat bicara.

Kepala Inspektorat Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengaku terkejut saat mendapat laporan tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan segera memanggil Asnetti untuk diklarifikasi dan diperiksa.

“Nanti kita periksa, kita klarifikasi terlebih dahulu, dan kita akan lakukan pemeriksaan serta mengumpulkan bukti,” ujar Iwan. Dikutip dari Media Gilangnews.com, Jumat (28/3/2025).

Iwan menegaskan bahwa jika terbukti benar Asnetti meminta THR kepada para pedagang, maka tindakan tersebut jelas melanggar aturan dan masuk dalam kategori gratifikasi.

“Kalau ini benar terjadi, jelas tidak boleh. Kalau terbukti dalam pemeriksaan nanti, tentu kita akan berikan sanksi tegas kepada lurah tersebut,” tegas Iwan.

Peristiwa ini menimbulkan amarah warga. Pasalnya, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru baru saja menerima pencairan THR dan gaji ke-13 sebesar 100 persen. Tindakan oknum lurah yang diduga meminta THR kepada masyarakat justru menambah kekecewaan publik.

Warga berharap pihak berwenang benar-benar menindak tegas jika dugaan tersebut terbukti. Mereka menilai perbuatan ini mencoreng kepercayaan publik terhadap pemerintah di tengah situasi ekonomi yang sulit.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top