Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp. 150.000 Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
  • Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan   ●   
Breaking News: Inspektorat Pekanbaru Akan Klarifikasi Dugaan Lurah Minta THR
Jumat 28 Maret 2025, 06:11 WIB
Photo: Iwan Simatupang, Kepala Inspektorat Kota Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dugaan tindakan tidak terpuji yang dilakukan Lurah Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Asnetti Yusra, terus menuai kecaman publik. Setelah viralnya percakapan WhatsApp yang menuding sang lurah meminta Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pedagang di kawasan bawah Jembatan Leighton, kini Inspektorat Pekanbaru angkat bicara.

Kepala Inspektorat Pekanbaru, Iwan Simatupang, mengaku terkejut saat mendapat laporan tersebut. Ia menegaskan pihaknya akan segera memanggil Asnetti untuk diklarifikasi dan diperiksa.

“Nanti kita periksa, kita klarifikasi terlebih dahulu, dan kita akan lakukan pemeriksaan serta mengumpulkan bukti,” ujar Iwan. Dikutip dari Media Gilangnews.com, Jumat (28/3/2025).

Iwan menegaskan bahwa jika terbukti benar Asnetti meminta THR kepada para pedagang, maka tindakan tersebut jelas melanggar aturan dan masuk dalam kategori gratifikasi.

“Kalau ini benar terjadi, jelas tidak boleh. Kalau terbukti dalam pemeriksaan nanti, tentu kita akan berikan sanksi tegas kepada lurah tersebut,” tegas Iwan.

Peristiwa ini menimbulkan amarah warga. Pasalnya, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru baru saja menerima pencairan THR dan gaji ke-13 sebesar 100 persen. Tindakan oknum lurah yang diduga meminta THR kepada masyarakat justru menambah kekecewaan publik.

Warga berharap pihak berwenang benar-benar menindak tegas jika dugaan tersebut terbukti. Mereka menilai perbuatan ini mencoreng kepercayaan publik terhadap pemerintah di tengah situasi ekonomi yang sulit.(*)





Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top