Minggu, 26 Juli 2026

Breaking News

  • Milad Milad MUI ke 51 dan Hari Jadi Bengkalis ke 514, BKM Masjid Besar At Tawa Muara Basung Laksanakan Istighosah   ●   
  • Ketua Karang Taruna Tegineneng AMRI WIBOWO Angkat Bicara Terkait SPPG Bermasalah   ●   
  • Perkuat Pengawasan Bea Cukai Bengkalis Optimis Pertahanan Ten Positif Hingga Akhir Tahun 2026   ●   
  • Breaking News: Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL   ●   
  • Disperindag dan Satpol PP Pekanbaru Serahkan Surat Edaran Kepada Padagang Kosongkan Jalan Teratai   ●   
Sekda Pekanbaru Gelar Rapat Koordinasi Pokja PKP Pekanbaru, Bahas Tata Kawasan Kumuh dan Air Bersih
Selasa 08 Oktober 2024, 07:39 WIB
Photo: Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru Gelar Rapat Koordinasi Pokja PKP Pekanbaru di Gedung Utama Perkantoran Pemko Tenayan Raya

Jetsiber.com - PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, mengungkapkan upaya pemko dalam penataan kawasan kumuh dan penyediaan air bersih untuk warga kota. Bertempat di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, dilansir dari Kominfo Pekanbaru, Pada Selasa (8/10/24).

"Program ini dirancang dalam kerangka kerja Tim Ahli Penanganan Kawasan Kumuh (SSK) untuk periode 2024-2029," jelas Indra Pomi.

“Tim SSK sedang dalam tahap penyusunan rencana untuk periode 2024-2029. Data yang dikumpulkan mencakup aspek air minum, kawasan kumuh, dan sanitasi,” ujar Indra Pomi.

Menurutnya, sanitasi di Pekanbaru saat ini melayani sekitar 550 sambungan rumah (SR). Namun, dengan adanya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Domestik yang didukung oleh Bank Asia, jumlah sambungan akan meningkat menjadi sekitar 11.000 SR.

Selain itu, Indra Pomi juga menjelaskan rencana peningkatan kapasitas sumber air minum. Saat ini, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Perumda Tirta Siak berkapasitas 250 liter per detik dan akan ditingkatkan menjadi 750 liter per detik. Sedangkan SPAM dari Pekanbaru-Kampar, kapasitasnya mencapai 1.000 liter per detik, dengan alokasi 700 liter per detik untuk Pekanbaru dan 300 liter per detik untuk Kabupaten Kampar.

"Diharapkan pada akhir tahun 2028, sekitar 60 persen masyarakat Kota Pekanbaru akan mendapatkan akses air bersih,” jelasnya.

Rencana aksi ini dirancang untuk lima tahun ke depan. Rancangan akan menjadi pedoman bagi kepala daerah terpilih selanjutnya dalam melanjutkan upaya peningkatan kualitas hidup warga Pekanbaru.

“Ini adalah langkah penting untuk masa depan kota kita dan akan menjadi pedoman bagi pemimpin yang akan datang,” tutup Indra Pomi.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top