Sabtu, 6 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
PETIR Geruduk Kantor Menkopolhukam RI Desak Usut Dugaan Korupsi Embarkasi Haji dan Earmak Riau
Kamis 08 Agustus 2024, 05:56 WIB
Photo: Ratusan Aksi Demo Turun Kejalan Desak Menkopolhukam RI Usut Dugaan Korupsi Embarkasi Haji dan Earmak di Riau

Jetsiber.com - JAKARTA - Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta (DPW) Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (PETIR) menggelar aksi damai di depan kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, dilansir dari iNews Tangsel.id, Pada Rabu (07/08/2024).

Aksi yang dipimpin oleh DPW PETIR DKI Jakarta tersebut menyinggung keterlibatan SF Haryanto, Sekretaris Daerah Provinsi Riau pada 2021, 2022, dan 2023, atas dugaan korupsi Embarkasi Haji dan Dana Earmark. Keterlibatannya dikaitkan dengan dua kasus yang dilaporkan oleh Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Tri Karya beberapa waktu lalu.

Aksi tersebut menuntut Menkopolhukam untuk segera mendesak Kejaksaan Agung menindaklanjuti laporan dugaan korupsi di Pemerintah Provinsi Riau yang telah dilayangkan oleh PETIR ke Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung sekitar bulan Maret dan Juli lalu.

"Kedatangan kami di Menkopolhukam agar laporan korupsi yang ada di Riau diusut tuntas, yaitu dugaan korupsi Embarkasi Haji sebesar Rp 47 miliar dan dugaan korupsi dana Earmark sebesar Rp 404 miliar yang nilainya fantastis. Kami meminta Menkopolhukam mendesak Kejaksaan Agung untuk segera menindaklanjuti laporan kami," ujar Jesayas, Ketua DPW PETIR DKI Jakarta.

Lebih lanjut, Jesayas mengatakan bahwa dugaan korupsi ini diduga melibatkan orang-orang besar di Pemerintahan Provinsi Riau, termasuk SF Hariyanto yang saat ini menjabat sebagai Pj Gubernur Riau.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top