Minggu, 14 Juni 2026

Breaking News

  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp. 150.000 Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
  • Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan   ●   
Lapas Pekanbaru Ikuti Pelatihan Bahasa Isyarat Wujudkan Layanan Ramah HAM
Selasa 16 Juli 2024, 14:19 WIB
Photo: Lapas Pekanbaru Ikuti Pelatihan Bahasa Isyarat

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dalam rangka mewujudkan pelayanan yang ramah HAM, Duta Layanan Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengikuti pelatihan bahasa isyarat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Royal Asnof Pekanbaru dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir, Pada Selasa (16/07/2024).

Acara ini dihadiri oleh pejabat tinggi Kanwil Kumham Riau, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kota Pekanbaru, serta perwakilan petugas baik dari Pemasyarakatan maupun Imigrasi. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir, menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan layanan yang ramah HAM bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Budi Argap menuturkan bahwa meskipun pelatihan ini baru pertama kali diadakan, diharapkan dapat menjadi program rutin tahunan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pegawai dalam berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

"Termasuk yang kita lakukan sekarang ini mungkin kalau 1 bulan pun belum tentu kita bisa, tapi kalau bukan kita mulai dari sekarang, kapan lagi? Minimal kita dapat menyampaikan halo, selamat datang, dan selamat pagi. Ini wujud bahwa pemerintah hadir untuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan, bahwa perlakuan itu sama," tutur Budi Argap.

Diwaktu terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyampaikan komitmennya dalam mewujudkan layanan yang ramah HAM, terutama dalam memberikan pelayanan bahasa isyarat bagi masyarakat maupun warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memiliki kebutuhan khusus.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan," ujarnya.

Pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung hak-hak penyandang disabilitas dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pelayanan yang setara di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru.(**)




Editor : L.SIIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top