Minggu, 7 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Lapas Pekanbaru Bekali Warga Binaan Dengan Keterampilan Laundry
Senin 24 Juni 2024, 15:46 WIB
Photo: Kegiatan Pelatihan Warga Binaan Praktik Laundry di Lapas Kelas IIA Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Pembinaan kemandirian merupakan suatu wadah dalam mengembangkan minat dan bakat warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bekal mereka untuk kembali dan diterima oleh masyarakat.Kali ini, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru memberikan kegiatan pembinaan kemandirian berupa pelatihan laundry sebagai langkah strategis dengan tetap memberikan pelayan prima kepada WBP.

Kegiatan pelatihan Warga Binaan Pemasyarakatan ini bekerja sama dengan pihak ke tiga dalam hal ini CV. Tuah Jaya Mandiri yang diikat di dalam sebuah MOU. Instruktur yang dihadirkan dan ditunjuk adalah mereka yang sudah terampil dan sangat handal di bidangnya masing masing serta telah memiliki sertifikasi uji kompetensi asessor. Pada hari pertama pelatihan, instruktur memberikan penjelasan mengenai manajemen bisnis laundry serta praktik pemilahan, pencucian, dan pengeringan pakaian sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Laundry.

Adapun Pelatihan Laundry tersebut yang difasilitasi oleh seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru di ruang laundry Lapas. Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Sapto Winarno, mengatakan pihaknya memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk menerima pembinaan melalui pelatihan laundry.

"Kita berharap bahwa pelatihan ini akan meningkatkan kompetensi warga binaan sehingga mereka dapat memanfaatkan keterampilan ini untuk membuka usaha secara mandiri setelah bebas," ungkap Sapto.
 
Sapto menyatakan bahwa Lapas Pekanbaru berkomitmen untuk memberikan pelatihan keterampilan yang dapat membantu para perempuan binaan dalam memulai usaha mandiri. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian keluarga para warga binaan ketika kembali ke masyarakat.

"Dengan adanya program pembinaan keterampilan ini, Lapas Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan untuk memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang usaha di masa depan," pungkasnya.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top