Photo: Kadisdik Kota Pekanbaru Dr. Abdul Jamal M.Pd Menghadiri Penandatanganan Komitmen Bersama dan Sosialisasi PPBD OnlineJetsiber.com - PEKANBARU - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota Pekanbaru akan segera dimulai.
Untuk PPDB tingkat SMP akan dilaksanakan pada tanggal 26 hingga 29 Juni 2024 dan dilanjutkan PPDB tingkat SD yang dibuka pada tanggal 01 sampai dengan 03 Juli 2024.
Pada PPDB ditingkat SD untuk tahun ajaran 2024-2025 akan dilakukan secara online, namun tidak tertutup kemungkinan masih bisa dilakukan secara manual.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) kota Pekanbaru Dr.Abdul Jamal M.Pd ketika memberikan sambutan pada kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama dan Sosialisasi PPDB Online Jenjang SD dan SMP kota Pekanbaru, Dikutip dari Pilarbangsa.com, pada Selasa (11/06/24).
“Penerimaan PPDB online tingkat SD ini merupakan terobosan terbaru yang akan diterapkan. Tapi jangan khawatir bagi orang tua yang tidak mengerti mendaftar anaknya dengan sistem online, boleh langsung ke sekolah untuk dibantu cara teknisnya,” sebut Jamal.
Kadisdik pun juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan suatu hal yang sangat penting, mengingat akan dilakukan upaya komitmen secara bersama dalam menjalankan program PPDB online tingkat SD/SMP tahun ajaran 2024-2025.
“Jadi kami sangat berharap kepada seluruh jajaran Alat Penegak Hukum atau APH yang hadir disini untuk bisa mewujudkan PPDB yang berintegritas, tanpa intervensi dan tanpa adanya pungutan liar yang dapat merugikan semua pihak,” ujar Jamal.
Dalam laporannya tersebut, Jamal juga menyampaikan bahwa secara umum PPDB disetiap Jalur meliputi Jalur Zonasi, Jalur Afirmasi, Jalur Perpindahan, dan Jalur Prestasi untuk SD di kota Pekanbaru terdapat 442 kelas belajar dengan jumlah peserta didik per kelas sekitar 28 orang.
“Berarti daya tampung bagi siswa-siswi SD Negeri di kota Pekanbaru sekitar 12.376 orang. Dan data dari Taman Kanak-kanak atau TK tamatan yang ingin masuk ke SD berkisar 20.000 orang, maka disimpulkan untuk daya tampung SD Negeri telah melebihi. Maka dari itu sangat diperlukan peran serta dari SD swasta untuk menutupi kekurangan-kekurangan jumlah peserta didik yang akan mendaftar,” jelas Jamal.
Kemudian lanjut Jamal, untuk tingkat SMP Negeri yang di buka hingga tahun ini berjumlah 53 sekolah, dengan total sekitar 265 ruang kelas yang jumlah peserta didiknya per kelas sebanyak 32 orang.
“Jadi lebih kurang daya tampung tingkat SMP Negeri mendekati 10.000 orang peserta didik. Maka demikian data yang kita miliki bahwa untuk anak tamatan SD sekitar 20.000 orang, sehingga daya tampung untuk SMP Negeri pun telah melebihi, untuk itu kita membutuhkan kerjasama dengan SMP-SMP swasta dalam mencukupi kebutuhan PPDP tersebut,” jelas Kadisdik.
Untuk menutupi daya tampung tingkat SMP Negeri tersebut, maka Dinas Pendidikan kota Pekanbaru telah melakukan perjanjian kerjasama dengan pihak SMP-SMP swasta diantaranya yakni SMP YLPI, SMP Telkom, dan SMP Tribakti.
“Ini merupakan suatu inovasi dari kami untuk mengandeng sekolah swasta di tingkat SMP. Seperti SMP YLPI di Jalan Kaharuddin Nasution untuk menampung peserta didik baru diwilayah Marpoyan dan Simpang Tiga. Selanjutnya SMP Telkom di Jalan Melati untuk menampung peserta didik baru diwilayah Bina Widya dan Tuah Madani. Dan terakhir SMP Tribakti Jalan Tuanku Tambusai untuk menampung peserta didik baru diwilayah Sukajadi dan Payung Sekaki,” jelas Jamal.
“Kita telah melakukan koordinasi dengan ketiga yayasan SMP swasta tersebut untuk membuka peluang kemudahan bagi peserta didik baru yang tidak bisa mendaftarkan diri ke SMP Negeri. Dengan ketentuan tidak ada pembayaran uang pangkal atau uang pembangunan dan tidak ada pembayaran SPP setiap bulannya. Dengan demikian sama perlakuannya dengan SMP Negeri, dan kita berharap inovasi ini bisa berjalan dengan lancar,” imbuhnya.
Sementara itu, Pj.Wali Kota Pekanbaru yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi S.STP, M.Si sangat menyambut baik kegiatan Sosialisasi PPDB Online Jenjang SD dan SMP kota Pekanbaru sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat penting untuk diikuti, kami Pemerintah kota Pekanbaru sangat mengapresiasikan sosialisasi PPDB online tingkat SMP maupun SD ini. Dan terimakasih kepada seluruh alat perangkat hukum yang berkenan ikut serta mengawasi pelaksanaan PPDB yang bersih, transparan, jujur, dan adil,” jelas Masykur.
“Kita menginginkan untuk pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2024-2025 bisa lebih baik lagi, saya yakin kita mampu dengan komitmen bersama yang telah kita lakukan pada hari ini, sehingga dapat memberikan manfaat pendidikan bagi seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru ini pun sangat mengapresiasikan inovasi Dinas Pendidikan dalam melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah swasta yang bertujuan memenuhi kuota peserta didik baru.
“Saya kira ini sangat bagus, agar pendistribusian peserta didik yang tidak bisa masuk sekolah negeri bisa tertutupi, sebagai upaya untuk pemerataan. Disisi lainnya sekolah swasta pun perlu juga kita perhatikan, karena mereka memiliki banyak sekali tenaga kerja khususnya dibidang pengajar,” ujar Masykur.
Ia juga berpesan kepada Dinas Pendidikan maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PPDB online agar dapat menjaga elektabilitas, akuntabilitas, serta transparansi menjadi kunci penentu keberhasilan.
Karena menurutnya, dengan sistem online tersebut siapa pun bisa melihat serta memantau perkembangan situasi dan kondisi dalam pelaksanaan PPDB ditingkat SD maupun SMP.
“Pesan saya, jangan mencoba sekali-kali untuk memanipulasi data sehingga dapat memberikan dampak buruk bagi sekolah tersebut. Maka untuk mengurangi kemungkinan dampak kecurangan tersebut kita sudah mengandeng instansi-instansi terkait seperti Disdukcapil serta Diskominfo, dan pengawasan dari Alat Penegak Hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, Ombudsman, dan lain sebagainya,” jelas Masykur.
“Perlu diperhatikan juga jangan kita melakukan praktek jual-beli kursi atau membuka peluang suap untuk memasukkan peserta didik baru. Karena hal ini telah ditekankan oleh pihak KPK, kita berharap jangan sampai ada praktek-praktek korupsi mengakibatkan tindakan hukum,” tambahnya.
Terakhir, Masykur mengingat kembali tentang kesiapan sarana prasarana penunjang untuk pelaksanaan PPDB online, seperti kelancaran server maupun pemenuhan sistem jaringan di sekolah-sekolah.
“Sebelum memulai pastikan semuanya perangkat-perangkat pendukung, apabila perlu kita uji coba terlebih dahulu khususnya bagi PPDB ditingkat SD karena baru pemula. Takutnya nanti pada hari pelaksanaan ada kendala,” tutup Masykur Tarmizi.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala BPMP Riau, Anggota DPRD kota Pekanbaru, jajaran Ombudsman, Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Polresta Pekanbaru, seluruh Kepala Sekolah dan Operator SD Negeri dan SMP Negeri se-Kota Pekanbaru.(**)
| Editor | : | L.SIREGAR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




