Jumat, 24 Juli 2026

Breaking News

  • Breaking News: Dinkes Riau Catat 1.170 Kasus Positif HIV Selama 2025, Dominasi Kelompok LSL   ●   
  • Disperindag dan Satpol PP Pekanbaru Serahkan Surat Edaran Kepada Padagang Kosongkan Jalan Teratai   ●   
  • Jelang HUT Ke-69 Pemprov Riau, Diskes Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis di DPRD Riau   ●   
  • Bupati Rokan Hilir (Rohil), H. Bistamam, menghadiri Rapat Penyampaian Hasil Deteksi Participating Interest (PI) 10 Persen di Wilayah Kerja Provinsi Riau   ●   
  • Pemkab Rohil Bersama LAMR Dukung Pembekalan Adat Calon Datuk Penghulu   ●   
Plt Kadisdik Riau Kumpulkan Jajaran Dinas Serta Kepala Sekolah Bahas Hal yang Menjadi Urgensi
Selasa 21 Mei 2024, 07:01 WIB
Photo: Roni Rakhmat, Kepala Dinas Parawisata/Plt. Kadisdik Provinsi Riau

Jetsiber.com - PEKANBARU - Pasca ditunjukkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau oleh Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto, Roni Rakhmat kumpulkan jajaran dinas serta kepala sekolah membahas beberapa hal yang menjadi urgensi.

Salah satunya terkait persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK negeri se-Riau dan pelaksanaan kegiatan tahun 2024 yang tertunda untuk segera digesa.

"Iya, menindaklanjuti arahan pimpinan tadi saya baru melaksanakan rapat perdana bersama jajaran Disdik Riau dan kepala sekolah," kata Roni Rakhmat, dilansir dari media Cakaplah Senin (20/05/2024) di Kantor Disdik Riau.

Roni mengatakan, terkait pelaksanaan PPDB SMA/SMK negeri di Riau, ia menegaskan agar satuan pendidikan menjalankan secara terbuka dan transparan.

"Tadi saya sudah ingatkan, agar PPDB tidak ada pungutan. Kalau ada pungutan silahkan lapor ke dinas dan akan kita proses jika terbukti. Sedangkan terkait skema penerimaan peserta didik baru nanti akan kita bahas pekan depan, dan diumumkan lebih lanjut," terangnya.

Selain itu, lanjut Roni, ia juga meminta jajaran untuk segera menggesa kegiatan yang tertunda. Sebab, waktu terus berjalan dan jangan sampai kegiatan tidak jalan. Baik itu kegiatan yang bersumber dari APBD maupun DAK.

"Termasuk juga tadi kita ingatkan agar kepala sekolah untuk sementara waktu tidak melakukannya studi tour di luar provinsi Riau. Alasannya jelas, selain saat ini kondisi alama yang tak menentu, dan juga menjadi beban orang tua siswa. Tapi kalau mau berangkat pribadi dan tidak membawa nama sekolah silahkan saja," pungkasnya.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top